Semua artikel

Wawasan Kemasan

Kantong Plastik Asoy: Asal Usul Sebutannya

Kenapa kantong plastik disebut asoi di Sumatera? Ini versi merek dagang, apa yang terbukti dari sumber, dan apa yang belum ditemukan.

Kantong Plastik Asoy: Asal Usul Sebutannya
Ilustrasi, dibuat dengan AI - bukan foto produk.

Di Sumatera, kantong plastik sering disebut asoy atau asoi. Kamus Bahasa Palembang di danieel.id, 1 April 2017 mencatat asoy sebagai kantong kresek atau plastik. Kolumnis Scientia Indonesia, 11 Februari 2024 juga menulis bahwa kantong plastik sering disebut asoi, yaitu kantong kresek.

Jadi pemakaian kata ini terbukti ada. Pertanyaan yang lebih sulit adalah dari mana asalnya. Bagian di bawah memisahkan mana yang terbukti, mana yang baru dugaan, dan mana yang belum ditemukan.

Yang terbukti dari sumber

  • Asoy dipakai untuk menyebut kantong plastik di Palembang, sesuai danieel.id, 1 April 2017.
  • Kata yang sama muncul sebagai istilah kantong plastik dalam kolom Scientia Indonesia, 11 Februari 2024.
  • Arti asoi di KBBI hanya satu: sifat enak atau nikmat. Lihat KBBI daring lewat typoonline.com. Arti kantong plastik belum tercantum di sana.

Artinya, makna kantong plastik adalah pemakaian dialek dan percakapan sehari-hari, bukan kosakata baku.

Dugaan 1: asoy adalah merek dagang

Versi paling populer menyebut asoy berasal dari sebuah merek. Blog Palembang Dalam Sketsa, 19 Juni 2019 menulis bahwa kantong kresek yang pertama beredar di Palembang membawa merek dagang Asoy pada kemasannya. Menurut blog itu, orang lebih mudah menyebut asoy daripada kresek, apalagi dengan logat Palembang.

Blog yang sama juga mengaitkannya dengan kebiasaan menyebut produk lewat mereknya. Contohnya kosetan untuk korek api dan odol untuk pasta gigi.

Blog itu juga menyebut persebaran kantong bermerek Asoy sampai ke Jambi, Lampung, Bangka Belitung, Bengkulu, Pekanbaru, dan sebagian Padang. Ia menulis bahwa orang di Jawa lebih mengenal istilah kresek. Informasi tersebut disampaikan sebagai kabar yang didengar penulis, tanpa menyebut sumber primer.

Kami memperlakukan ini sebagai dugaan. Alasannya, blog tersebut tidak menyebut nama pabrik, tahun pasti, atau dokumen merek.

Dugaan 2: asoi dari kata gaul asyik

Ada juga tulisan bahasa yang membahas kata asoi dalam arti enak. Portalsatu, 1 Oktober 2016, yang mengutip beritagar.id, menyebut asoi diduga terbentuk sebagai akronim dari asyik indehoi. Tulisan itu lalu mencatat bahwa di Palembang kantong asoy berarti kantong plastik.

Perlu dicatat, dugaan akronim itu menjelaskan asoi sebagai kata sifat, bukan kantong plastik. Tidak ada sumber yang kami temukan yang menghubungkan keduanya secara langsung. Jadi hubungan antara asoi bermakna enak dan asoy bermakna kantong plastik masih belum terbukti.

Yang tidak ditemukan

  • Nama pabrik atau pemilik merek Asoy yang pertama.
  • Tahun pasti merek itu muncul. Blog di atas hanya menyebut awal masuknya kresek ke Palembang, tanpa dokumen pendukung.
  • Kajian linguistik atau jurnal yang menelusuri asal kata asoy untuk kantong plastik.
  • Entri kamus resmi yang memuat asoi sebagai kantong plastik.

Kami juga mencari sejumlah halaman lain, tetapi sebagian besar hanya berupa daftar kosakata atau halaman penjual, sehingga tidak dipakai sebagai sumber. Satu artikel berita lokal tentang sejarah kantong asoy memang ada, tetapi halamannya tidak dapat kami buka untuk diverifikasi.

Kesimpulan untuk pembeli kemasan

Kesimpulan paling aman: asoy memang istilah sehari-hari untuk kantong plastik di sejumlah daerah Sumatera. Asal-usulnya kemungkinan dari merek lama, tetapi itu belum dapat dibuktikan.

Bagi pembeli, nama tidak menentukan kualitas. Yang penting adalah bahan dan ketebalan sesuai kebutuhan, misalnya untuk belanja, es, atau makanan.

Kantong plastik dari Bandar Lampung

PT Trigunung Padutama berdiri sejak 1987 di Bandar Lampung (Jl. Ir. Sutami Km. 7, Way Laga). Bahan yang kami olah meliputi HDPE, LLDPE, PP, dan biodegradable. Perusahaan bersertifikat Halal dan ISO 9001:2015, dan lini kemasan pangan memakai bahan food grade.

Untuk kebutuhan harian, lihat kantong plastik serbaguna. Untuk toko dan oleh-oleh, ada kantong swalayan oleh-oleh. Pilihan ramah lingkungan tersedia di plastik biodegradable.

Cetak custom umumnya mulai 50 kg per desain, lewat layanan printing custom. Harga dijual per kilo melalui penawaran. Distribusi rutin ke Lampung, Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Jakarta, dan Bandung. Kota lain lewat ekspedisi rekanan. Baca juga kantong plastik Sumatera.

Minta penawaran di halaman kontak, WhatsApp/telepon 0853-6634-1525, atau email sales@trigunung.com.

Data Anda hanya dipakai untuk menindaklanjuti permintaan ini.