Semua artikel

Panduan Pembeli

Cara menghitung jumlah lembar plastik per kilo

Plastik dibeli per kilo, tapi dipakai per lembar. Dengan satu rumus sederhana, Anda bisa tahu harga per lembar dan berapa yang bisa dihemat dalam setahun.

Cara menghitung jumlah lembar plastik per kilo
Cara menghitung jumlah lembar plastik per kilo — Dokumentasi Trigunung

Hampir semua pembeli kantong plastik membandingkan harga per kilo. Itu wajar, karena plastik memang dijual dalam satuan kilogram. Tapi di toko, di dapur, atau di gudang, plastik tidak dipakai per kilo. Plastik dipakai satu lembar demi satu lembar.

Di sinilah banyak usaha tanpa sadar membayar lebih mahal. Harga per kilo yang terlihat murah belum tentu murah per lembar. Kabar baiknya, Anda bisa menghitungnya sendiri hanya dengan kalkulator.

Kenapa jumlah lembar per kilo penting

Dua kantong dengan ukuran sama bisa punya berat yang berbeda, karena ketebalannya berbeda. Kantong yang lebih tebal lebih berat, sehingga isi satu kilonya lebih sedikit. Kantong yang lebih tipis lebih ringan, sehingga isi satu kilonya lebih banyak.

Jadi yang sebenarnya Anda bayar adalah harga per lembar, bukan harga per kilo.

Yang perlu disiapkan

Ukuran kantong:lebar dan panjang, dalam sentimeter.Ketebalan plastik:dalam milimeter, dari pemasok atau diukur sendiri dengan thickness gauge.Jenis bahan:HDPE, LLDPE, atau PP, karena berat jenisnya berbeda.

Mengukur ketebalan dengan thickness gauge

Angka ketebalan dari pemasok sebaiknya Anda cek sendiri. Alatnya disebut thickness gauge, atau alat ukur ketebalan. Alat ini menjepit plastik di antara dua permukaan datar, lalu jarumnya menunjukkan tebal plastik.

Perhatikan skala alatnya:

Skala 0,01 mm:cukup untuk bahan tebal, tapi terlalu kasar untuk kantong plastikSkala 0,001 mm:yang dianjurkan untuk kantong plastik

Tebal kantong hanya beberapa perseratus milimeter, misalnya 0,020 mm di contoh hitungan nanti. Dengan skala 0,01 mm, tebal 0,020 mm dan 0,024 mm sulit dibedakan.

Ilustrasi (dibuat dengan AI): thickness gauge jenis jarum yang menjepit selembar plastik. Bukan foto alat milik Trigunung.
Ilustrasi (dibuat dengan AI): thickness gauge jenis jarum yang menjepit selembar plastik. Bukan foto alat milik Trigunung.

Cara memakainya:

  • Nolkan alat dulu, tanpa plastik di dalamnya.
  • Ukur satu lapis plastik. Kalau yang dijepit kantong utuh (dua lapis), bagi hasilnya dengan 2.
  • Ukur di 3 sampai 5 titik yang berbeda, lalu ambil rata-ratanya.

Berat jenis bahan plastik

Berat jenis adalah berat satu sentimeter kubik bahan, dalam gram. Angka yang dipakai di artikel ini adalah nilai tengah yang umum:

HDPE:sekitar 0,95. Rentangnya 0,93 sampai 0,97 (Wikipedia: High-density polyethylene).LLDPE:sekitar 0,92. Rentangnya 0,916 sampai 0,940 (Wikipedia: Linear low-density polyethylene).PP:sekitar 0,90. Rentangnya 0,895 sampai 0,93 (Wikipedia: Polypropylene).

Rumusnya

Berat per lembar (gram)=lebar (cm) x panjang (cm) x tebal (cm) x berat jenis x 2Jumlah lembar per kilo=1.000 gram : berat per lembarHarga per lembar=harga per kilo : jumlah lembar per kilo

Ketebalan biasanya ditulis dalam milimeter. Ubah dulu ke sentimeter dengan membagi 10, jadi 0,02 mm sama dengan 0,002 cm.

Angka 2 di rumus pertama dipakai karena kantong punya dua sisi, depan dan belakang. Untuk lembaran tunggal, misalnya plastik alas atau plastik gulung yang dipotong, angka 2 tidak dipakai.

Contoh hitungan

Misalkan Anda membandingkan dua penawaran kantong HDPE ukuran 30 x 50 cm. Angka harga di bawah ini hanya contoh, bukan daftar harga.

Penawaran A, lebih murah per kilo:

Harga per kilo:Rp33.000Tebal:0,024 mmBerat per lembar=30 x 50 x 0,0024 x 0,95 x 2 = 6,84 gramJumlah lembar per kilo=1.000 : 6,84 = sekitar 146 lembarHarga per lembar=Rp33.000 : 146 = sekitar Rp226

Penawaran B, lebih mahal Rp2.000 per kilo:

Harga per kilo:Rp35.000Tebal:0,020 mmBerat per lembar=30 x 50 x 0,0020 x 0,95 x 2 = 5,70 gramJumlah lembar per kilo=1.000 : 5,70 = sekitar 175 lembarHarga per lembar=Rp35.000 : 175 = sekitar Rp200

Hasilnya: penawaran B berisi 20 persen lebih banyak lembar per kilo. Walaupun harganya Rp2.000 lebih mahal per kilo, harga per lembarnya justru sekitar Rp26 lebih murah, atau hemat sekitar 11,6 persen.

Kalau dihitung setahun

Misalkan usaha Anda memakai 1.000 kantong per hari:

Pemakaian setahun=1.000 x 365 = 365.000 lembarBiaya penawaran A=sekitar Rp82,4 juta (sekitar 2.497 kilo)Biaya penawaran B=sekitar Rp72,8 juta (sekitar 2.081 kilo)Selisih=sekitar Rp9,6 juta setahun

Padahal di awal, penawaran B terlihat lebih mahal.

Satu catatan agar tidak salah paham: "isi 20 persen lebih banyak" tidak sama dengan "hemat 20 persen". Kalau harga per kilonya sama persis, isi 20 persen lebih banyak berarti hemat sekitar 16,7 persen per lembar. Kalau harga per kilonya berbeda, seperti contoh di atas, hitung saja dengan rumus.

Murah harus cukup kuat

Kantong yang lebih tipis hanya hemat kalau kekuatannya tetap cukup untuk barang Anda. Kalau sering sobek, lembar yang terbuang ikut Anda bayar. Cara mengeceknya ada di artikel Plastik makin tipis? Cek sendiri dalam 5 menit, dan penjelasan lengkap soal harga per kilo dan per lembar ada di Murah per kilo, mahal per lembar.

Kesimpulan

Jangan hanya membeli yang murah per kilo. Mintalah pemasok menuliskan ukuran, ketebalan, dan jenis bahannya, lalu hitung harga per lembarnya. Lima menit menghitung bisa berarti jutaan rupiah dalam setahun.

Ingin dibantu menghitung?

Kirimkan ukuran, ketebalan, jenis bahan, dan harga beli kantong yang Anda pakai sekarang. Tim sales kami akan membantu menghitung harga per lembarnya. Hubungi kami lewat WhatsApp, atau lihat dulu kantong plastik HDPE serbaguna kami.

Data Anda hanya dipakai untuk menindaklanjuti permintaan ini.